Saturday, January 16, 2016

10:52 AM

Halo kawan-kawanku yang luar biasa :D, bagaimana kabar kawan-kawan semua di hari yang indah ini? Saya harap tetap semangat ya...kali ini saya akan melanjutkan pembahasan mengenai Skema Dasar Sistem Komputer dimana salah satunya adalah memori. Kita mungkin sudah sering mendengarnya, tapi yuk mari kita bahas lebih dalam tentang memori itu :D, silahkan kawan-kawan.
Memori berfungsi untuk menyimpan data dan program. Terdapat beberapa memori, mulai tercepat aksesnya sampai yang terlambat yaitu
  • Register
  • Cache Memory
  • Main Memory
  • Disk Cache
  • Magnetic Disk
  • Magnetic Tape



Memory Desktop DDR4
Register dapat dipandang sebagai sebuah memori. Dimana register merupakan memori yang terletak di pemroses. Pada daftar diatas selain menyatakan urutan kecepatan dari yang paling atas adalah tercepat hingga yang paling bawah terlambat. Juga menyatakan hubungan lain, yaitu :
  • Hubungan Harga, dimana semakin ke bawah, hargaya semakin murah, harga diperhitungan berdasarkan rasio per bit data disimpan.
  • Hubungan Kapasitas, dimana semakin ke bawah biasanya kapasitasnya semakin besar.
  • Hubungan Kecepatan Akses, dimana semakin ke bawah adalah semakin lambat.
  • Hubungan frekuensi pengaksesan, dimana semakin ke bawah adalah semakin rendah frekuensi pengaksesannya.
Setiap kali pemroses melakukan eksekusi, pemroses harus membaca instruksi dan data dari memori utama. Agar eksekusi dapat dilakukan secara cepat maka harus disusahakan instruksi dan data yang akan dieksekusi tersedia di memori yang berkecepatan akses lebih tinggi. Kecepatan pengambilan dari memori ini akan meningkatkan kinerja sistem. Kaarena itu terdapat konsep memori dua level yang terbukti mampu meningkatkan kinerja komputer, dimana data atau instruksi sebaiknya ditampung lebih dulu di memori yang berkecepatan akses lebih tinggi.

Konsep dua level ini biasa diimplementasikan berupa
  • Cahce Memory, yang merupakan memori di antara memori utama dan register pemroses. Cahce Memory berkapasitas terbatas, berkecepatan tinggi, berharga lebih mahal dibanding memori, utama. Dengan adanya cache memory, pemroses tidak langsung mengacu memori utama tetapi mengacu cache memory yang berkecepatan akses lebih tinggi. Hal ini meningkatkan kinerja sistem secara signifikan.
  • Buffering, bukan bawa perasaan ya :D, Buffering ini merupakan bagian memori utama yang berfungsi menampung data yang akan ditransfer dari atau masuk kedalam perangkat masukan atau keluaran dan penimpanan sekunder. Buffering dapat mengurangi frekuensi pengaksesan dari atau masuk kedalam perangkat masukan atau keluaran dan penimpanan sekunder sehingga meningkatkan kinerja sistem. Hal ini menginkatkan kinerja sistem secara signifikan.
Demikian pembahasan kita hari ini tentang memori kawan-kawan, mudah-mudahan berguna ya. Bila kawan-kawan memiliki masukan ataupun komentar, saya persilahkan :D, sampai ketemu lagi di artikel-artikel berikutnya kawan, dimana saya juga masih akan membahas tentang komponen Sistem Komputer.

Referensi
Dr.Bambang Hariyanto “Sistem Operasi Revisi Kelima”

0 comments :

Post a Comment